Avenu Shalom Alaechim! Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman.**** Yeh. 1:28 Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,Yer 9:23.
Tampilkan postingan dengan label LINTAS GEREJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LINTAS GEREJA. Tampilkan semua postingan

16 Juli 2018

GKJ Tanjungtirto Juara 2 CTA Anak GKJ se-DIY 2018


Squad ‘CTA Team Tanjungtirto’:
Raih Peringkat Runner Up dalam
CTA GKJ se-DIY 2018 Kategori Kelas Kecil

Terima kasih bro Darius yg akun FB nya kasih quote pencerahan. Demikian bunyi quote John C Maxwell-Hukum Kemenangan yang diupload sobat saya, bro Darius:

Anda harus memiliki atlet yang hebat untuk menang, siapapun pelatihnya. Anda tidak bisa menang tanpa atlet yang baik, tetapi memiliki atlet yang baik pun bisa membuat Anda kalah. Disinilah pelatihan membuat perbedaan ~ Lou Holtz.


Juara 2 (kiri) dan juara 1 (kanan) kategori kelas kecil. (dok: by Dilla.)

Catatan Kemenangan Kelas Kecil

Kurang lebih satu bulan, sejak 29 Mei 2018, tim CTA Tanjungtirto telah berlatih persiapan dalam rangka mengikuti perlombaan CTA yang akan diselenggarakan oleh Bapelklas Yogyakarta Utara GKJ Bidang PWG dalam Panitia CTA GKJ se-DIY 2018. Adapun Komisi Anak GKJ Tanjungtirto menyiapkan dua regu untuk ikut berlaga. Squad kelas kecil ada Eden, Vanda, Shaiyla, dan Lola sedangkan squad kelas besar ada Nityas, Agnes, Rangga, dan Gigih. Bak pertandingan piala dunia yang juga lagi pas musimnya, masing-masing squad berlatih dengan pendampingan guru-guru sekolah minggu dan guru-guru pendidik agama. Adalah Eden dan Vanda, mereka berasal dari sekolah terkenal dengan tagline-nya yaitu ‘sekolah kebebasan’. Mereka sama-sama duduk di kelas dua dan naik ke kelas tiga. Sementara itu Shaiyla dan Lola keduanya berasal dari sekolah swasta dikenal dengan ciri khas menanamkan dasar-dasar Kristen di sekolahnya. Cukup sulit mengajar anak-anak yang notabene masih ‘lembut-lembut’. Mereka masih kecil-kecil. Sementara sang pelatih harus mampu membahasakan setiap materi dan mengajar menurut usia mereka agar tetap menarik.

 Squad CTA GKJ Tanjungtirto. (dok: by Dilla.)


Belajar 8 Kitab

Materi CTA kelas kecil tak tanggung-tanggung, ada 8 kitab. Mulai dari kitab Kejadian, Keluaran, Ester, Rut, Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Anak-anak kelas kecil cenderung masih suka ‘bermain sambil belajar’. Bukan ‘belajar sambil bermain’ lho, alias banyak bermainnya wkwkwk. Mereka hanya kuat belajar paling banter satu setengah jam. Yes! Peran pelatih harus bisa menyesuaikan diri. Mekipun masih kecil namun mereka cepat menangkap materi yang diberikan. Walau gak senantiasa bisa diem dan duduk manis seperti Maria yang duduk dekat kaki Yesus (walhasil malah jalan-jalan, lari-lari, teriak-teriak, dan main petak umpet sama gurunya wkwkwk) mereka cepet belajar meski beberapa kitab benar-benar harus mulai dari 0…. Wah kayak di SPBU aja “mulai dari nol ya” wkwkwk. Demikianlah dab betul seperti ada tertulis dalaam Ulangan 6:7, 

haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu  dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. 

Memang betul sih harus diajarkan berulang-ulang hehehehehe biar gak pada kelupaan (ini tips rahasianya biar menang guys wkwkkwk).





Anak-anak yang punya special gift (karunia istimewa)

Beruntung sang pelatih punya anak-anak yang unik. Salah satunya si Eden. Namanya aja udah ngebrand banget, lengkapnya Edenay. Pokoknya nggak kalah ama Enid Blyton kali ya, hehehhe…. Dia punya hobi nulis dan udah punya banyak karya tulisan yang masuk dalam karya buku. Anak-anak dari sekolah kebebasan belajar lebih santai, dan mereka seing aktif bertanya. Lain lagi dengan Lola dan Shaiyla mereka dari sekolah formal, mereka lebih menyukai detil dan gak suka monoton. Akhirnya tibalah saat yang dinanti-nanti. Menjelang H-1 team mendapat siraman rohani dan berdoa bersama dengan pak Pdt Bambang Sulistiyo, S.Th., ibu Martinah selaku maping Komnak, dan pengurus Komnak lainya. Anak-anak diingatkan firman dari 1Kor. 15:58 yang berbunyi, 

Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia



Siraman Rohani dan Doa Bersama 
dengan pak Pdt. Bambang Sulistiyo, S.Th. (dok: wr.)

Yang singkatnya berarti jerih payah kita pribadi tidak akan sia-sia karena bersama dengan Tuhan. Selanjutnya pak pendeta mendoakan mereka agar anak-anak siap dan dikuduskan selalu dalam penyertaan Tuhan. Amin. Dan tibalah hari laga pertandingan yang ditunggu-tunggu. Puji Tuhan cuaca cerah, senyum sumringah… kelas kecil beruntung mendapat undian nomor 6 dan duduk paling depan baris ke dua dari timur. Sementara kelas besar mendapat undian nomor 8. Well…. 30 soal selesai sudah disampaikaan dan dijawab. Jumlah soal untuk kelas kecil dirasa cukup, tidak kurang dan tidak kebanyakan. Lain halnya kelas besar yang terdiri atas 50 soal dan sepertinya cukup panjang pembacaanya dan lumayan melelahkan. Sampai-sampai ada break untuk relaks sejenak mengendurkan badan. Wah harus dievaluasi ya kakak panitia :D. Berikut rangkuman soal untuk kelas kecil:

Soal Lomba CTA 2018 Kategori Kelas kecil:

Sesi I
  1. Mukjizat ke berapa yang terjadi di Kana?
  2. Dalam Kejadian pasal 1 hari ke berapa Allah menciptakan cakrawala?
  3. Sebutkan tulah ke-3?
  4. Siapakah istri raja yg tidak menghormati raja Ahasyweros?
  5. Siapakah nama istri Boas yang berasal dari bangsa Moab?
  6. Sebutkan nama setan di Gadara?
  7. Tentang anak-anak Nuh. Siapakah nama anak pertama Nuh?
  8. Sebutkan hukum Tuhan ke-8?
  9. Dari bangsa mana asal usul Ester?
  10. Kemanakah keluarga Elimelekh mengungsi?
  11. Siapakah nabi yang menyuarakan kesaksian Yohanes pembaptis?
  12. Siapakah nama cucu Terah?
  13. Siapakah nama mertua Musa?
  14. Benda apakah yang dicabut dari jari Haman?
  15. Berapa lama Ekimelekh dan Naomi tinggal di Moab?

Sesi 2

  1. Sakit apakah Ibu mertua Simon?
  2. Apa nama sumur tempat dimana malaikat Tuhan menampakkan diri pada Yakub?
  3. Sebutkan nama laut yg dibelah Musa?
  4. Persengkokolan/ niat jahat apakah yang mengancam jiwa raja Ahasyweros?
  5. Siapakah nama anak Rut dan Boas yang menjadi kakek raja Daud?
  6. Siapakah nama seorang pemungut cukai yg mengikuti Yesus?
  7. Disebut apakah tempat Allah Memberkati Yakub sehingga berganti nama menjadi Israel?
  8. Di daerah bangsa Israel menemukan 12 mata air dan 70 pohon korma?
  9. Ada hukuman menghadap raja Ahasyweros jika raja tidak berkenan untuk ditemui. Sesungguhnya apa yang dilakukan Ester sebelum menghadap raja, yaitu melakukan…………….?
  10. Kemana Rut dan Naomi pergi setelah berpisah dgn Orpa?
  11. Kisah imam Zakharia. Siapa nama malaikat yang menemuinya?
  12. Siapkah nama anak perempuan Yakub?
  13. Siaakah nama anak-anak Musa, sebutkan, salah satunya?
  14. Perayaan keagamaan gembira sukacita pada zaman Ester?
  15. Janganlah desak aku meninggalkan engkau sebab kemana engkau pergi... lengkapilah. Allahmulah ....... Lengkapilah kata dalam titik-titik tersebut.
Peringkat juara lomba CTA GKJ se-DIY 2018

KELAS KECIL:

No.
Nama GKJ
No. Undian
Total Nilai
1
Kotagede
16
2.600
2
Tanjungtirto
6
2.200
3
Brayat Kinasih
13
2.000
4
Wirobrajan
3
1.800
5
Sarimulyo
4
1.800
6
Wates Selatan
7
1.800
7
Karangbendo
14
1.800
8
Rewulu
22
1.700
9
Medari
20
1.700
10
Condongcatur
2
1.600
11
Wonocatur
21
1.400
12
Samironobaru
15
1.400
13
Pakem
19
1.400
14
Nanggulan
23
1.400
15
Maguwo
11
1.400
16
Kebon Agung
12
1.400
17
Tulung
5
1.300
18
Bejiharjo
1
1.300
19
Wates
9
1.200
20
Ambarrukmo
18
1.000
21
Dayu
10
900
22
Ngento-ento
8
500
23
Minomartani
17
500

Galeri Kenangan lomba CTA 2018 & CTA 2016



    Pemenang dan Guru Sekolah Minggu. (dok: by Dilla.)


 Dadito (Pemuda-pemudi GKJ Tanjungtirto). dok: by Dilla.




 Beksan "Gambyong Pare Anom"
Anak Sekolah Minggu GKJ Tanjungtirto. dok: by Dilla.

 Squad CTA GKJ Tanjungtirto Mendapat Doorprize Sepeda. (dok: by Dilla.)


 Panitia di balik layar. (dok: by Dilla.)

GALERI CTA 2016:

 Juara 1 CTA GKJ se-DIY 2016 Kelas Kecil. (dok: nn.)

 Juara 1 CTA GKJ se-DIY 2016 Kelas Kecil. (dok: nn.)

Penutup.

Setiap orang di antara kita harus mencari
kesenangan sesama kita demi kebaikannya
untuk membangunnya.
(Roma 15:2)

Menutup catatan blog kali ini, penulis terkesan dengan Edenay. Baiklah redaksi bagikan catatan kisahnya yang telah dituangkan dalam note di gadgetnya. Menurut penulis anak ini sangat jujur dan peka. Ia bahkan mampu merasakan apa yang juga dirasakan pelatihnya sejak empat tahun silam dan berulang lagi di momen laga kali ini hehehhee. Wahaahahaa apa itu yak? Silahkan menyimak story telling Edenay berikut ini yak guys…. \m/ and congratulations runner up GKJ Tanjungtirto!
Tonton video kenangan lomba CTA 2018 berikut:


Sleman, 16 Juli 2018
Warsitareja-red.

15 Juli 2014

GKJ Tanjungtirto: Meraih Trofi Juara Teladan ke-VI Lomba CTA GKJ & SD BOPKRI se-DIY 2014

Wajah Ceria Tim CTA GKJ Tanjungtirto:

Meraih Trofi Juara Teladan ke-VI

Lomba CTA GKJ & SD BOPKRI 

se-DIY 2014



                                         Tim sukses & Tim CTA GKJ TT




            Berbeda dengan penyelenggaraan lomba CTA (Cerdas Tangkas Alkitab) anak  dari tahun-tahun yang lalu, kali ini lomba CTA selain dari GKJ juga mengikutkan peserta dari SD Bopkri se-DIY. Dan masing-masing hanya diperbolehkan mengirimkan 1 regu saja yang terdiri atas 5 anak. Acara yg digelar setiap dua tahun sekali ini merupakan agenda rutin Bidang PWG Klasis Yogyakarta Utara GKJ. Diikuti oleh 42 peserta yang terdiri atas 34 regu dari GKJ se-DIY dan 8 regu dari SD Bopkri se-DIY. Terdapat SD Bopkri Karangwaru 2, SD Bopkri Gondolayu, SD Bopkri Sidomulyo II, SD Bopkri Ngentakrejo, SD Bopkri Wates 1, SD Bopkri Palihan, SD Bopkri Sidomulyo I, dan SD Bopkri Demangan III.
     
Target masuk 10 besar

“Tahun ini, target kita masuk 10 besar”, ungkap coach Tim CTA GKJ Tanjungtirto (GKJ TT). Masa persiapan lomba selama kurang lebih 2 bulan, terbayar sudah. Pengalaman pernah kalah, menang, dan kalah lagi menjadi cambuk sekaligus bahan bakar yang baik untuk menang lagi di tahun 2014 ini. Betapa tidak, saat Tim CTA GKJ TT bertanding di tahun 2008 yang dimenangi Tim CTA dari GKJ Susukan, kami pulang dengan tangan kosong. Kami banyak belajar dari situ. Sedih rasanya menjadi tim yang kalah, bahkan harus melihat beberapa tim dari gereja yang lain, satu per satu maju memboyong trofi. Mereka begitu WOW! Soal-soal model seperti itu mereka mudah menjawab dengan cemerlang. Kami jadi penonton kala itu. Sungguh kekecewaan sebagai coach! 




Dok. panitia lomba CTA Klayut 2010


Jadi Juara Teladan I

Dua tahun kemudian di tahun 2010, dewi fortuna bagi Tim CTA GKJ TT. Kami merebut gelar juara Teladan I lomba CTA GKJ se-DIY. Persiapan yang lumayan singkat kala itu, tapi lebih mengena. Beruntung kami memiliki bibit-bibit unggul dan soal-soal yang dilombakan pun masih bisa diterka dan diprediksi. Pengalaman melatih 2 tim yang dipilih kala itu, serasa mudah diakselerasi.


Dok. panitia lomba CTA Klayut 2010


Kekalahan yang mendewasakan

            Namun di perhelatan lomba CTA di tahun 2012, dewi fortuna belum berpihak bagi kami. 2 Tim CTA yang berjuang, belum bisa membawa pulang trofi. Meski kalah dan hanya berada di peringkat 11 (jika tidak salah), ternyata adik Mira mendapat hadiah kejutan berupa sepeda lipat. Gelar juara teladan harus direlakan bagi tim tetangga kami dari GKJ Minomartani. Tidak tanggung- tanggung, mereka memborong kemenangan bagi kedua timnya. Sungguh mengharukan piala bergilir harus diestafetkan secara langsung oleh anak-anak tim kami (David, Krison, Dian, dan Alin) yang menang di tahun 2010. Seolah meredup kejayaan para guru sekolah minggu (SM) sejalan redupnya masa-masa peralihan generasi dalam pelayanan SM. Lagi-lagi, kami harus belajar dewasa menjadi tim yang kalah. Bagaimana harus menerima kekalahan, melihat kemenangan tim lain, dan mengevaluasinya.
           

Kru &Tim CTA GKJ Tanjungtirto th. 2012 



P.D.C.E.

            Riwayat, kalah, menang, kalah dalam lomba CTA GKJ membawa kami membuat planning yang lebih cerdik. P.D.C.E= Plan, Do, Check, and Evaluation. Persiapan kami lebih serius di tahun 2014 ini.

Pertama PLAN (perencanaan), kami lakukan penyaringan bibit utk dipilih nantinya menjadi wakil tim CTA GKJ TT. Para guru SM mengadakan rapat untuk saling bertukar pikiran, siapa anak SM menurut pandangannya yang memiliki potensi di atas rata-rata. Setelah itu kami pancing anak-anak SM untuk datang pada beberapa kali pemutaran film cerita alkitab anak di gereja. Kami adakan cerita dan kuis kecil-kecilan. Statistik presensi dan nilai kuis kami dokumentasikan baik-baik. Sampai akhirnya tiba pada seleksi soal penyaringan untuk memeringkat nilai anak menjadi 5 besar. Hasil pun didapatkan. Para guru SM kali ini lebih obyektif menjaring bibit.

Kedua DO (Kerja), tim terpilih kami latih dengan serius. Mulai dari pemutaran film, kuis, soal, PR, cerita, dan copy materi kami siapkan dengan upaya keras. Sekitar 2 bulan kami mempersiapkan anak-anak. Menurut kesaksian coach tim CTA GKJ TT, ada beberapa kendala yang dihadapi. Selama ini pengetahuan anak-anak akan cerita dan tokoh-tokoh Alkitab dalam PL (Perjanjian Lama) sangat minim. Sedangkan pengetahuan akan cerita dan tokoh-tokoh Alkitab dalam PB pun hampir sama minimnya. Selama ini sepertinya materi yang diberikan dalam mengajar lebih cenderung mengarah kepada sikap, perilaku, tentang pengenalan hal baik dan hal jahat.




Bapak Pdt. Bambang, S.Th., ibu dan tim Maria merayakan kemenangan



Sponsor Ichtus T-Shirt & tim Maria


Daftar 10 Juara Teladan CTA 2014

          Meski panitia penyelenggara lomba CTA GKJ & SD BOPKRI se-DIY kali ini adalah Bapelklas Yogyakarta Utara GKJ, namun daftar pemenangnya tidak didominasi lagi oleh regu gereja-gereja Klasis Yogyakarta Utara (Klayut). Berikut juara-juara yang kami urutkan dari Teladan I, yaitu:

Juara Teladan I: 
     Tim CTA dari GKJ Pakem (skor: 2.350)

Juara Teladan II:
     Tim CTA dari SD Bopkri Gondolayu (skor:........)

Juara Teladan III:
     Tim CTA dari GKJ Condongcatur (skor: 1.650)

Juara Teladan IV:
     Tim CTA dari GKJ Wonocatur (skor 1.600)

Juara Teladan V:
     Tim CTA dari GKJ Jatimulyo (skor 1.600)

Juara Teladan VI:
     Tim CTA dari GKJ Tanjugtirto (skor 1.510)

Juara Teladan VII:
     Tim CTA dari SD Bopkri Gondolayu (skor: 1.500)

Juara Teladan VIII:
     Tim CTA dari GKJ Wirobrajan (skor: 1.450)

Juara Teladan IX:
     Tim CTA dari GKJ Kotagede (skor: 1.400)

Juara Teladan X:
     Tim CTA dari GKJ Sidomulyo (skor: 1.400)


         Salud buat panitia penyelenggara lomba CTA 2014! Kalau tahun ini pesertanya bisa melibatkan SD Bopkri, apa boleh usul, ke depan yang buat soal dari DEPAG aja bisa? sekalian juri2nya? seru kan?!

(Warsita Reja)



Wikipedia

Hasil penelusuran

SolaAgape. Diberdayakan oleh Blogger.
 

Tags

My Blog List

Site Info

Padaleman Suci GKJ Tanjungtirto

Followers

Sekolah Agape Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template